Candi Tebing Jukut Paku


Candi Jukut Paku terpahat pada bagian bawah tebing. Bentuknya berupa lubang persegi sebanyak dua buah. Di antara dua lubang tersebut terdapat lubang lain dengan bentuk memanjang, yang berisi pahatan candi. Untuk menuju lokasi candi, pengunjung harus menuruni anak tangga dan menyusuri jalan setapak tanah yang ditumbuhi rumput.

Candi Jukut Paku telah ditetapkan sebagai cagar budaya dan kondisinya tertata indah layaknya sebuah taman. Melansir Tribun Bali, Candi Jukut Paku diperkirakan sudah eksis sejak abad ke-8. Gusti Made Sudiana, tetua Banjar Jukut Paku, mengatakan bahwa situs ini menjadi tempat singgah Rsi Markandeya. Rsi Markandeya adalah salah satu resi kuno menurut agama Hindu, yang datang ke Bali pada abad ke-8. Candi Jukut Paku tidak hanya disinggahi, tetapi juga menjadi pertapaan dan pesayuban Rsi Markandeya, sebelum melanjutkan perjalanannya ke Campuhan Ubud, Gunung Raung, dan sebagainya.